Lego Puyeng Surat Utang

Posted in -SKETSA 2001, EKONOMI with tags , on September 1, 2008 by spesies

TANPA terdengar suara hiruk-pikuk, setiap tanggal 25, sejak Oktober lalu, pemerintah harus merogoh dompetnya. Duit negara itu mesti disetorkan untuk membayar obligasi yang dikeluarkannya. Menurut jadwal, pada 25 November depan, tiga seri obligasi pemerintah yang kini dipegang Bank Indonesia bakal jatuh tempo. Hingga Februari 2002, akan terjadi peristiwa serupa. Rentetan jatuh tempo berikutnya terjadi dari 2003 hingga 2009.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2002, pemerintah menganggarkan Rp 59,6 trilyun, hanya untuk pembayaran bunganya. Selama empat tahun ke depan, pemerintah harus merogoh sekitar Rp 50 trilyun tiap tahun. Itu baru untuk bunganya. Read more »

Kerancuan HAM Trisakti

Posted in -SKETSA 2001, NASIONAL with tags on September 1, 2008 by spesies

JALUR HAM Trisakti-Semanggi belum terhenti. Setidaknya, Komisi Penyelidik Pelanggaran Hak-hak Asasi Manusia (KPP HAM) Trisakti-Semanggi, yang dibentuk Komnas HAM pada 27 Agustus lalu, memenuhi janjinya. Jumat pekan lalu, mereka mulai memeriksa para saksi di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta.

Untuk tahap pertama ini, tiga dari delapan saksi dimintai keterangan. Mereka adalah I Komang Suka Arsana, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Trisakti, Ari Gunarsa, Kepala Keamanan dan Ketertiban Kampus Trisakti, dan Ahmad Jamal, Asisten Pembantu Rektor III. Belum ada info yang mengejutkan. Read more »

Jauh Tandjung dari Api

Posted in -SKETSA 2001, NASIONAL with tags , on September 1, 2008 by spesies

AKBAR Tandjung boleh waswas. Kamis pekan ini, Badan Musyawarah DPR akan membahas perlu tidaknya ”dugaan penyelewengan dana nonbujeter Bulog Rp 40 milyar” –yang menyeret Akbar Tandjung– dilimpahkan kepada panitia khusus (pansus) DPR.

Gelindingan Pansus Bulog II ini belakangan makin kencang. Partai Kebangkitan angsa (PKB) termasuk yang paling gencar menyerukannya. ”Kami berharap pansus ini gol,” kata Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPR yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB. Ia optimistis, ajakannya akan bersambut. Read more »

Bukan Boat Artopopian

Posted in -SKETSA 2001, SENI RUPA with tags , on September 1, 2008 by spesies

PERJALANAN seni rupa modern Tanah Air adalah perjalanan meraih kebebasan. Upaya menjembatani kebebasan itu tampak pada Suara (2001), lukisan cat minyak yang cuma menampilkan sapuan tak rata warna campur aduk. Sama sekali tak terlihat gamblang, objek apakah gerangan di kanvas 100 x 80 sentimeter itu.

Ternyata, 36 lembar foto yang disusun di bawah lukisanlah yang mampu “bersuara”. Parade foto itu memang potret lukisan yang dianggap gagal oleh pelukisnya, Ugo Untoro. Untuk ber-Suara, Ugo menimpa kanvasnya hingga 36 kali dengan objek yang sama sekali berbeda. Baru pada lukisan ke-37, ia menganggap karya itu selesai. Read more »

Kosong Kursi Eselon

Posted in -SKETSA 2001, NASIONAL with tags , on September 1, 2008 by spesies

ADA 125 nama yang sudah masuk ke kantong Feisal Tamin. Nama-nama tersebut muncul setelah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara itu bersama timnya melakukan seleksi pertama menjaring calon pejabat eselon I untuk sejumlah pos. Ia akan menyerahkan daftar itu kepada tim penilai akhir (TPA), yang menjadi hakim tertinggi.

Tim “hakim” ini diketuai Presiden Megawati Soekarnoputri. Di bawahnya ada Wakil Presiden (Wapres) Hamzah Haz, A.M. Hendropriyono (Kepala Badan Intelijen Negara), Bambang Kesowo (Menteri Sekretaris Negara), Hari Sabarno (Menteri Dalam Negeri), dan Prijono Tjiptoherijanto (Kepala Badan Kepegawaian Negara) sebagai sekretaris. Read more »

Kekinian Celana dan Kilau Cahaya

Posted in -SKETSA 2001, SASTRA with tags , , on September 1, 2008 by spesies

Tapi perempuan itu lebih tertarik pada yang bertengger di dalam celana. Ia sewot juga. “Buka dan buang celanamu!” Pelan-pelan dibukanya celananya yang baru, yang gagah dan canggih modelnya, dan mendapatkan burung yang selama ini dikurungnya sudah kabur entah kemana.

LARIK-larik sanjak nan “saru” ini adalah penggalan dari Celana (3). Sanjak utuhnya tercantum dalam buku kumpulan puisi Joko Pinurbo berjudul Celana (1999), yang diterbitkan Indonesia Tera, Magelang, Jawa Tengah. Larik-larik puisi di atas bagaikan merepresentasikan keseluruhan isi kumpulan itu, yang temanya tak bergerak jauh dari perempuan, ranjang, malam, celana, dan… “burung” itu tadi.

Cara bertutur Joko, yang menurut Sapardi Djoko Damono urakan, memang jadi ciri khasnya. Dengan Celana itu pula Joko meraih Hadiah Sastra Lontar 2001. Penghargaan yang baru pertama kalinya diberikan Yayasan Lontar itu diumumkan Kamis dua pekan lalu. Hadiah Sastra Lontar juga diberikan kepada Gus tf Sakai lewat kumpulan cerita pendeknya, Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta (1999), terbitan Gramedia Pustaka Utama. Read more »

Kaki Melibas Realisme

Posted in -SKETSA 2001, SENI RUPA with tags , , on September 1, 2008 by spesies

SILUET potongan kaki kiri setinggi dua meter menerobos masuk gedung Galeri Nasional, Jakarta, Senin pekan lalu. Di sekujur kulitnya tampak bercak-bercak hitam. Kaki dengan format spektakuler itu adalah seni instalasi bermedia aluminium karya S. Teddy D. Dengan Kaki inilah Teddy memenangkan Kompetisi Seni Rupa-Philip Morris In- donesia Art Award 2001.

Bersama Kaki, dipajang pula 84 karya seni rupa finalis kompetisi yang diselenggarakan Yayasan Seni Rupa Indonesia bekerja sama dengan Philip Morris Group. Dengan menyimak Kaki, yang menjuarai kompetisi kali ini, terasa sekali pergeseran wacana pada ajang bergengsi yang digelar sejak 1994 itu, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Read more »

Begadang Dengan Kertas Dan Kardus

Posted in -SKETSA 2001, SENI RUPA with tags , on September 1, 2008 by spesies

ILEN Atine Gusti lahir sebulan lalu. Uniknya, jauh-jauh hari sebelum kelahiran jabang bayi itu, sang ayah yang seniman menyongsongnya dengan kado istimewa. Perupa yang agak nyleneh ini menandai kelahiran putri sulungnya itu dengan menggelar pameran seni rupa. Judul pameran itu bak serial album: “Begadang 3″.

Boleh-boleh saja, sebetulnya. Cuma, dalam “kasus” ini, sang pelukis -Samuel Indratma- tak pernah menyelenggarakan pameran “Begadang 1″ dan “Begadang 2″. Judul tadi justru diambil dari “serial” dangdut Begadang 1 dan Begadang 2, yang pernah populer dinyanyikan Rhoma Irama. Rupanya, dalam menyiapkan karyanya, Samuel kerap begadang. Read more »

Warisan Berselimut Dendam

Posted in -SKETSA 2001, DAERAH with tags , on September 1, 2008 by spesies

KEPOLISIAN Resor Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, hampir setahun ini dibikin sibuk oleh rangkaian pembunuhan misterius. Enam korban di antaranya adalah tukang ojek. Yang terungkap baru satu, yakni pembantaian atas Richard Batanu. Richard, yang biasa mangkal di Terminal Kefamenanu, Timor Tengah Utara, tewas dengan kondisi mengenaskan.

Pada jasad Richard ditemukan bekas penganiayaan sadistis. Kepalanya retak disertai luka bacokan. Dan, ngerinya, kemaluan Richard putus digondol pelaku. Kejahatan brutal itu baru terungkap Ahad dua pekan lalu, tiga bulan setelah kejadian Juli lalu. Read more »

Pelayaran Lewat Jalur Camber & Quassey

Posted in -SKETSA 2001, NASIONAL with tags , , on September 1, 2008 by spesies

ORANG-orang berwajah Timur Tengah belakangan ini sering tampak datang dan pergi di Rote, pulau yang terletak di barat daya Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Orang-orang asing itu tentu bukan pelan- cong yang royal. Mereka adalah musafir yang lelah, kadang terlihat kumal, yang datang dari Afghanistan, Iran, atau Irak, dan berniat menyeberang ke tanah harapan, Australia.

Wajah-wajah khas sekitar Mesopotamia itu kini sudah akrab di mata penduduk Rote. Lalu lalang para pendatang gelap itu menjadi pemandangan rutin di Rote. Menurut catatan Kepolisian Daerah (Polda) NTT, sedikitnya 1.200 imigran gelap mendarat di pulau itu dari Januari hingga pertengahan Oktober 2001 ini. Ahad dua pekan lalu, Rote kedatangan lagi tamu tak diundang, 243 orang, dari Afghanistan. Read more »